KOLEKSI BUKU TERBARU

Standar Perencanaan Irigasi Persyaratan Teknis Bagian Pemetaan Topografi PT-2

POLING

Menurut Anda, apakah tampilan web Perpustakaan ini perlu diperbaharui?
  • Perlu, tampilan kuno
  • Tidak Perlu, sudah bagus
 

Berita

Sertifikasi Bagi Pustakawan

Sertifikasi Bagi Pustakawan

Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) meminta Pemerintah segera mengesahkan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007, menjadi Peraturan Pemerintah karena menyangkut Standar nasional Perpustakaan.Dalam RPP tersebut juga diamanatkan supaya diadakan sertifikasi bagi pustakawan, sehingga mendapat pengakuan dari pemerintah maupun masyarakat.

Beberapa pasal dalam RPP tersebut menjelaskan bahwa sertifikasi adalah proses penerbitan sertifikat dari lembaga sertifikasi bagi seseorang yang dinyatakan memiliki kompetensi di bidang perpustakaan, tentunya dengan syarat dan ketentuan tertentu. Untuk itu Suprianto menegaskan, sudah saatnya seluruh pustakawan di Indonesia untuk di sertifikasi, agar bisa sejajar dengan profesi lain, seperti guru, dokter dan lain sebagainya juga karena pustakawan memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa.

Ke depannya, kelayakan pustakawan di Indonesia harus melalui sertifikasi, layaknya sertifikasi guru. Hal itu dalam upaya meningkatkan kompetensi, profesionalitas dan kesejahteraan pustakawan. Langkah mendapatkan sertifikasi akan bisa terealisasi secepatnya apabila Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) ini sudah disahkan. Saat ini RPP itu masih dalam proses pengajuan.

Demikian disampaikan oleh ketua Pengurus Pusat IPI, Drs. H. Supriyanto, S.Si pada pembukaan acara rapat kerja pusat Ikatan Pustakawan Indonesia ke 16 dan seminar ilmiah nasional tahun 2010 di The Santosa Hotel, Senggigi Lombok Barat, Selasa (9/11).

Acara ini dibuka langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, TGH. M. Zainul Majdi, MA. Dalam sambutannya ia menyatakan bahwa kesukaannya terhadap membaca ditularkan pertama kali oleh pustakawan di sekolahnya saat masih SD.

Pustakawan tersebut tidak hanya sekedar menjaga buku saja, namun ikut aktif membuat anak-anak tertarik untuk membaca dengan menanyakan kesukaan si anak dan memilihkan serta menceritakan isi dari buku-buku yang sekiranya sesuai.Hal tersebut ikut menumbuhkan kecintaannya terhadap membaca. Bisa dibilang, sosok pustakawan seperti itu yang ideal menurutnya.

Acara yang berlangsung selama 8-10 November 2010 ini dihadiri oleh para pustakawan dari berbagai jenis instansi dan lembaga dari seluruh Indonesia, baik dari perpustakaan umum daerah, perpustakaan khusus, perpustakaan perguruan tinggi, perpustakaan sekolah termasuk perwakilan dari Perpustakaan Kementerian Pekerjaan Umum. Sebanyak 14 rekomendasi yang dihasilkan antara lain adalah tentang sertifikasi pustakawan. Turut ditandatangani pula MoU dengan pihak penerbit buku Erlangga dan Sagung Seto berupa diskon khusus bagi pemegang kartu anggota IPI.  (wy)

Berikan komentar anda mengenai informasi di atas

Sedang Mengirim ...
Nama Lengkap*
:
Email*
:
(email anda tidak akan ditampilkan)
Komentar*
:
(Max. 300 Karakter)
Kode Sekuriti*
:
Masukan kode XXXX pada kotak ini

Ada beberapa error pada formulir ini:

* harus diisi
 

Berikut beberapa komentar yang telah kami publikasikan

davidd pada tanggal: 06/06/2014 10:54:23 WIB
pemerintah anggap murahan tenaga pustaka sekolah karena jumlah sedikit.jadi kalaupun demo tak kan mungkin.misal disebuah sekolah guru ada 40 tenaga pustaka kan paling cuma 1.makanya tak disertifikasi.mari kita berdoa semoga presiden baru peduli pustaka bukan peduli pendidikan.
galih pratiwi pada tanggal: 30/04/2014 10:59:50 WIB
Saya lulusan D2 perpustakaan dan saya bekerja di perpustakaan SD mulai tahun 2009 sampai sekarang masih masih aktif. sekarangpun saya ikut transferan S1 perpustakaan.saya berharap nasib pustakawan diperhatikan seperti tenaga pendidik ( guru ).kpn ada cpns/ sertifikasi untuk pustakawan.
nurlinda pada tanggal: 12/04/2014 7:14:15 WIB
saya seorang pustakawan,,,,sudah lama mengabdi tp smpe sekarang blom perna mendapatkan tunjangan.....saya berharap nasib pustakawan lebih di perhatikan
David, A.Md Akt, S.Pd pada tanggal: 08/04/2014 9:49:41 WIB
sdh 16 tahun saya sebagai tenaga pustaka SD di sebuah yayasan pendidikan swasta di Riau.NUPTK itu adalah akal-akalah.Pisahkan aja NUP= nomor unik pendidik.NUTK=nomor unik tenaga kependidikan.ketika pemerintah sebut yang berhak menerima adalah yang punyak NUPTK nyatanya hanya guru yang terima.bohong?
wahyu pada tanggal: 29/03/2014 20:04:40 WIB
bagaimana nasip pustakawan sekolah yg masih WB kedepanya gimana ?????Kapan ya kira-kira Tenaga perpus bisa lebih diperhatikan, karena Tenaga Perpus selalu dipandang sebelah mata, dan kejelasan nasibnya tidak pernah disinggung sama sekali.
ade marzuki pada tanggal: 03/02/2014 12:05:15 WIB
apa gaji pustakawan di SMP di sesuaikan.....dan saya mengabdi di SMP sudah 4thn tpi gaji gak bertmbah....
DIDIK PRASETYANTO,SS,AmaPust menuju s.sip pada tanggal: 31/01/2014 22:10:40 WIB
OPERATOR PERPUSTAKAAN, TENAGA PERPUSTAKAAN, PTT PERPUSTAKAAN, OPERATOR SEKOLAH ADALAH PEKERJAANKU SELAMA HAMPIR 6 TAHUN, DAN..........HANYA Rp.. 100,000,00/per bulan. sungguh perjuangan dan pengorbanan yang saat ini aku jalani.
Emang Davin Arbrani, A.Ma.Pust. pada tanggal: 04/01/2014 0:54:52 WIB
Saya Lulusan D2 Perputstakaan, dan saya sudah mengabdikan diri diperpustakaan Sekolah Dasar selama hampir 3,5 Tahun. Kapan ya kira-kira Tenaga perpus bisa lebih diperhatikan, karena Tenaga Perpus selalu dipandang sebelah mata, dan kejelasan nasibnya tidak pernah disinggung sama sekali. Sedih rasany
maz momo pada tanggal: 29/11/2013 11:16:06 WIB
piye iki atek oraenek cpns opo sertifikasi go pustakawan??? pemerintah ki pye?????
Bekti Sutarti pada tanggal: 04/11/2013 10:27:16 WIB
Kapan ada setifikasi untuk Pustakawan ?
Joko Adi Yunarto pada tanggal: 23/10/2013 14:05:26 WIB
sangat-sangat setuju.
Siti Rokayah pada tanggal: 21/10/2013 14:30:58 WIB
sy sdh lama kerja d perguruan tinggi swasta sebagai pustakawan, tp slama ini slalu di pandang rendah oleh pekerja lain yang menjabat dibidang lain, maka dari itu sy ingin mngmbngkn kinerja sy agar tdk di pndng sblh trs, cara yg terbaik adalah hrs mndptkn sertifikasi bgimana caranya, apa syaratnya...
Pemancar Ginting, AMd pada tanggal: 21/10/2013 9:43:14 WIB
Saya sangat mengaharapkan agar para pustakawan swasta mendapat perhatian khusus dari IPI dan Perpustakaan Nasional selayaknya seperti guru swasta, mohon sertifikasi pustakawan seperti para guru, sehingga para pustakawan dapat dihargai di masyarakat
Pemancar Ginting, AMd pada tanggal: 21/10/2013 9:38:52 WIB
Saya berpendidikan D-3 Perpustakaan dan sudah bekerja di perpustakaan sekolah swasta 19 tahun saya tidak pernah menerima tunjangan fungsional pustakawan sesuai peraturan pemerintah dan guru swasta menerima tunjangan fungsional guru maka saya mohon kepada IPI agar memperhatikan kami pustakawan swasta
Tri Maryani pada tanggal: 02/10/2013 9:42:43 WIB
4 oktober ini saya sudah mengabdi menjadi tenaga honorer perpustakaan sekolah genap 9 tahun. tidak ada apa-apanya. dibilang sejahtera belum. tapi ya mesti disyukuri apapun yang kita dapatkan. semoga pemerintah peduli terhadap nasib pustakawan sekolah Indonesia
khairul ramadhan pane pada tanggal: 27/09/2013 20:18:25 WIB
tolonglah pak saya sudah 5 tahun kerja di perpustakaan sd, kok gak ada juga sertifikasi nya pak.
okta sri wahyuni pada tanggal: 25/09/2013 9:52:59 WIB
saya pustakawan di SD Negeri 1 Krasak , mojotengah , Wonosobo . kenapa tidak ada formasi CPNS untuk pustakawan sekolah dasar
Abdul Syukur Lawana pada tanggal: 16/07/2013 17:49:08 WIB
aku adalah seorang pustakawan disalah satu Sekolah SDN yang berada di kab. donggala, memang sampai saat ini nasib pustakawan masih perlu dipertanyakan... apakah pustakawan hanya sebagai simbol disebuah sekolah? olehnya pemerintah harus memikirkan nasib pustakawan.
kardin sinaga, S.Pd pada tanggal: 07/06/2013 10:43:52 WIB
saya sdh 14 ttahunun menjadi pustaka sekolah.kalau pemerintah tidak mau melaksanakan sertifikasi, ya udah kita usul dibentuk mentri perpustakaan
kardin sinaga pada tanggal: 07/06/2013 10:41:17 WIB
bagaimana dengan pustaka sekolah.apakah iku?tsaya sdh 14 tahun menjadi pustaka.saya jadi iri dengan guru.mereka baru mengajar 3 tahun sdh dapat fungsioanl dan menuju sertifikasi.trus bagaimana cara agar kami dapat terdapat menjadi IPI
okta sri wahyuni pada tanggal: 23/05/2013 10:21:19 WIB
kapan hal itu bisa terealisasi di kota wonosobo???
Abdul Basir, S.Sos pada tanggal: 03/05/2013 13:56:24 WIB
Semoga niat yang baik untuk mensejahtrakan pustakawan segera terwujud dengan adanya sertifikasi pustakawan lebih cepat lebih baik, amin
perpus jenar pada tanggal: 21/01/2013 11:38:56 WIB
skrg udah banyak yang rela berkorban untuk sekolah di bidang perpustakaan dan rela bekerja scr sukarela di perpustakaan daerah maupun sekolah. Berdosa kalo perpusnas tidak ikut memperhatikan nasib mereka. Bukn berkorban uang dan biaya, tapi trs memperjuangkan nasib sertifikasi mereka sampai berhasil
Susilowatiningsih pada tanggal: 30/12/2012 19:59:50 WIB
wah, ... kebanyakan makan eh berfikir, wong dari tahun 2007 sampai sekarang sertifikasi pustakawan nggak selesai-selesai, kerja opo Perpusnas ? banyak makan ehh tidur ajaa... kerja donk kreatif wahai pejabat Perpusnas aji mumpung masih berguna itu tanda tangan ntar keburu pensiun mau enak sendiri aj
Ismanto pada tanggal: 25/09/2012 8:55:54 WIB
Memang seharusnya Pemerintah segera mengeluarkan PP sertifikasi pustakawan dan sekaligus memperhatikan tunjangan fungsionalnya agar sejajar dengan profesi lain. semangat....... pustakawan berdoa saja semoga berhasil
mukhlisin pada tanggal: 11/01/2012 9:09:39 WIB
semoga di tahun ini sertifikasi perpustakaan dapat dilakukan ...
Mawaddah Warahma, SKM, M.Kes pada tanggal: 09/01/2012 15:19:43 WIB
Segera realisasikan sertifikasi pustakawan agar pustakawan tidak dipandang sebelah mata oleh profesi lain
Rara Deskianata putri K,SH,MS.i pada tanggal: 27/12/2011 10:53:14 WIB
Apabila sertifikasi ini segera terwujud,kami sebagai pustakawan akan terpacu untuk lebih meningkatkan profesional dan kinerja,Insya Alloh
Rangkutih pada tanggal: 07/12/2011 11:09:47 WIB
Maju terus pustakawan, tingkatkan minat baca dan brantas buta huruf yang tersisa.....
hariyanto pada tanggal: 19/11/2011 7:57:29 WIB
dengan percepatan sertifikasi bagi pustakawan akan membawa dampak positif dalam mensejahterakan pustakawan yang ada di Indonesia ini
mahyum effendi pada tanggal: 11/10/2011 23:53:02 WIB
semoga sesuatu yg baik akan menjadikan kemajuan bg instansi dan jg profesinya.akan lbh baik semua cepat di wujudkan
Retno WS pada tanggal: 04/10/2011 13:11:22 WIB
semoga cepat terealisasi RPP tentang sertifikasi pustakawan agar ada pencerahan bagi pustakawan dalam meningkatkan kinerja dan kwalitasuntuk membantu pemerintah mencerdaskan kehidupan anak bangsa
winarno pada tanggal: 11/08/2011 9:07:33 WIB
Mohon pemerintah segera merealisasikan RPP ttg sertifikasi pustakawan. walaubagaimanapun pustakawan sangat berkontribusi dlm rangka ikut mencerdaskan anak-anak bangsa dan meningkatkan budaya baca.
Chusnun Nadlifah pada tanggal: 19/07/2011 11:34:10 WIB
Semoga segera terealisasi.Biar Pustakawan lebih semangat mencerdaskan anak bangsa...
Mhd. Erwan Musaddad pada tanggal: 19/07/2011 9:42:48 WIB
Saya sangat setuju jika RPP ttg sertifikasi pustakawan segera disahkan, karena akan berpengaruh dalam melaksanakan TUPOKSI pustakawan kwan2 di satker, serta menaikkan image pustakawan setara dengan GURU..... Pustawan sekolah KOMET-LAMPUNG
Yohanes Waluyo pada tanggal: 15/06/2011 11:37:38 WIB
seandainya ada sertifikasi bagi pustakawan ? tentunya banyak generasi muda yang pandai .
Yohanes waluyo pada tanggal: 15/06/2011 11:34:53 WIB
sertifikasi Bagi pustakawan ........! gue juga mau karena sangat jarang orang mau jadi pustakawan
desmiriza pada tanggal: 25/02/2011 20:20:11 WIB
Saya sebagai pustakawan sangat berharap sekali akan ada sertifikasipustakawan...karena dg adanya sertifikasi ini akan meningkatkan kompetensi pustakawan.
Joharniah, S.Sos pada tanggal: 16/12/2010 9:22:36 WIB
Saya selaku pustakawan sangat setuju dengan perhatian pemeintah kalau sertifikasi pustakawan disyahkan lebih cepat,semoga nasib pustakawan akan lebih sejahtera, Amin

Kirim informasi ini ke email teman-teman anda

Sedang Mengirim ...
Nama Lengkap*
:
Email Anda*
:
Email Teman 1*
:
Email Teman 2
:
Email Teman 3
:
Catatan
:
Kode Sekuriti*
:
Masukan kode XXXX pada kotak ini

Ada beberapa error pada formulir ini:

* harus diisi