Bedah Buku "Mengejar Ketertinggalan Infrastruktur"

Bedah Buku "Mengejar Ketertinggalan Infrastruktur"

Ada yang berbeda dengan pelaksanaan acara Bedah Buku Perpustakaan Kementerian PUPR kali ini. Bedah Buku kali ini menjadi salah satu acara dalam rangkaian kegiatan Hari Bhakti PU 2018, yaitu Malam Kilas Balik dan Penghargaan PUPR. Hari Bhakti PU yang jatuh pada 3 Desember merupakan peristiwa sejarah yakni gugurnya tujuh orang karyawan yang berjuang mempertahankan markas Departemen PU di Kota Bandung yang dikenal sebagai “Gedung Sate”. Peristiwa tersebut terus dikenang dan diperingati sebagai bentuk pengorbanan dan pengabdian terhadap nusa dan bangsa. Malam kilas balik sendiri diselenggarakan sebagai puncak rangkaian acara Hari Bhakti PU. Sedangkan Penghargaan PUPR adalah pemberian penghargaan kepada seluruh unit organisasi di berbagai kategori selama tahun 2018.

Untuk sesi bedah buku sendiri, buku yang akan dibedah merupakan buku pilihan langsung dan buah karya dari Bapak Menteri yang berjudul “Mengejar Ketertinggalan Infrastruktur”. Buku ini dipilih karena sesuai dengan tema Hari Bakti PU 2018 yaitu “Bakti PUPR Bangun Infrastruktur Mempersatukan Bangsa”. Bapak Menteri PUPR sendiri akan bertindak sebagai narasumber terkait buku ini, dengan didampingi oleh tokoh wanita Indonesia dalam bidang ekonomi yang juga seorang Komisaris Utama PT. Telkom Indonesia, DR. Hendri Saparini. Kemudian yang ditunjuk selaku moderator acara bedah buku kali ini adalah aktor Indonesia, Butet Kertaradjasa.

Tamu undangan rangkaian acara bedah buku kali ini sedikit berbeda dari biasanya. Jika biasanya banyak tamu undangan dari perpustakaan kementerian dan lembaga lain, namun kali ini undangan yang disebar hanya menjangkau internal kementerian serta mantan Pejabat dan Menteri PU di era sebelumnya. Hal ini disesuaikan dengan acara bedah buku yang dirangkai dengan acara malam kilas balik dan penghargaan PUPR. Tercatat 500 orang tamu undangan hadir yang bersal dari pejabat tinggi, pegawai, CPNS serta mantan pejabat dan mantan Menteri Kementerian PUPR. 

Rangkaian acara ini dimulai pada sore hari 1 Desember 2018 yang diawali dengan makan malam. Setelah makan malam, para tamu undangan duduk di tempat yang sudah disediakan, dengan pembagian tamu VIP di auditorium lantai dasar dan tamu undangan laiinya di tribun atas.  Laporan Ketua Panitia Harbak PU ke 73 disampaikan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat, Ibu Ir. Baby Setiawati Dipokusumo, M.Si, sebagai pembuka acara. Kemudian Bapak Menteri juga menyampaikan sambutannya.

Karena rangkaian acara ini spesial dibarengi dengan acara Malam Kilas Balik dan Penghargaan PUPR, dua pagelaran seni pun ditampilkan. Pagelaran Seni Rampak Kendang yang mewakili kesenian dari Indonesia serta Taiko dari Jepang dipertunjukkan. Hal ini menambah semarak dan semangat pada malam acara tersebut. Selanjutnya adalah sesi penyerahan penghargaan internal Kementerian PUPR. Terdapat 6 kategori penghargaan dengan total 27 orang pemenang dari seluruh kategori.

Pada sesi Bedah Buku, Bapak Menteri PUPR berkenan membedah buku “Mengejar Ketertinggalan Infrastruktur” bersama dengan Ibu Hendri Saparini seorang tokoh Ekonomi Indonesia senior. Kemudian bertindak sebagai moderator adalah Butet Kertaradjasa. Bedah buku yang berlangsung kurang lebih satu jam ini terasa santai dan mengalir diselingi dengan candaan yang dilontarkan oleh narasumber maupun moderator. Para tamu juga tampak menikmati sesi bedah buku ini terlihat dari tawa yang terselip diantara candaan.

Rangkaian acara ini diakhiri dengan menyerahan kenang-kenangan, foto bersama serta huburan musik dan lagu. Penyanyi yang didapuk untuk menghibur pada rangkaian acara ini adalah Virzha. Walaupun sudah di penghujung acara, tampak tamu undangan serta panitia masih sangat bersemangat ikut bernyanyi dan duduk di kursinya. Acara pun ditutup dengan meriah.

Berbagi